Sunday, July 18, 2021

AKANKAH KITA BERTEMU..

 Akhirnya Ku Menemukanmu....

Ku mengenalmu lewat Jiwa, bukan lewat Mata,

Aku menulis Namamu di Hatiku,
Aku memohon petunjuk kepada Rabb,

Ku yakin Rabb memberikan jawapanku dengan cara-Nya, kehendak-Nya serta Ilmu-Nya

Ku hanya bersabar dan terus bersabar dalam penantian,

Satu persatu petunjuk demi petunjuk yg muncul dalam mimpiku,

Hingga akhirnya ku yakin Allah bekerja sesuai dengan prasangka hamba-Nya.

Ku hanya kuat memohon dan terus berikhtiar 

agar Rabb mengirimkan "KAMU"....

Hingga akhirnya..
Rasa itu hadir,
Rasa itu tumbuh,
Rasa itu adalah kamu ..... .... .....

Aku hanya bersyukur dan terus bersyukur kepada Allah,

Allah menjawab doa-doa yg kutitipkan selama ini di kala hatiku galau..

Kini semuanya kukembalikan kembali jawapan tersebut kepada Allah,

Aku ingin menjalankannya semua ini dengan 

syar’i serta diredhoi olehMu ya Allah..

Ku hanya berharap agar hamba diberikan 
ketetapan hati selalu hingga akhirnya waktu yg dinantikan itupun tiba,

Ku hanya berdoa dan berharap agar rasa ini 

selalu tumbuh dan hinggap menemani nafas-nafasku selama dunia memainkan tempohnya hingga akhirnya ragaku pun terhenti...

Amin ya Rabb..

Betapa besar nikmat KurniaanMu,
Kau kirimkan padaku malaikat untuk menemani hari-hariku dalam episod kehidupanku..

Ya Allah...Mudahkanlah segala sesuatunya ini...

Hingga kelak Ikrar itu pun melafazkan irama 

dalam tautan kesaksian dihadapan-Mu..

Aamiin..Aamiin ya Rabbal’ Alamin..

Sunday, May 9, 2021

To: My Bakal Adam

 Assalamualaikum.. Duhai calon suami dunia akhiratku...



Duhai calon pemilik tulang rusukku, aku akan segera hadir dalam dinginnya malam dengan hangatnya jiwa. Ku tunggu hingga Ijab Kabul terucap dari lisanmu.

Aku akan menjaga dalam harumnya semerbak dalam jiwaku, menunggu hingga engkau menahkodai bahtera kita. Ku kan berhijab dengan sempurna dengan tak selalu mengikuti arah arus angin yang berhembus.

Duhai calon imam dalam solatku, aku kan selalu hadir dalam cintamu kepada Allah, dengan tanpa jemu aku akan menghamparkan sajadah sebagai alas sujudmu, dengan hadirku sebagai makmum InsyaAllah akan menyempurnakan solat kita. Deru doamu teiring “aamiin” dari lisanku.



Dalam hening malam, air mataku takkan henti ku lepaskan dengan bercahayakan munajat doa.

Duhai calon pemilik tangan gagah yang menolongku ketika aku tersungkur dan jatuh.. lindungi aku dalam perjalanan hidup kita, ketika engkau terluka kan kubalut dengan cinta jiwa yang merona, menyembuhkan segala perih dalam jiwamu.

Duhai calon pengusap air mataku, sungguh engkau takkan rela calon bidadarimu ini menangis, usaplah lembut pipi kemerah-merahan ini agar tak menangis, dan kan kuhaluskan telapak kakimu dengan mencucikannya ketika engkau pulang dari berjihad..

Duhai calon ayah kepada bakal soleh-solehah kita, akan ku didik mereka dengan penuh tatang dan akan ku ceritakan kehebatan mu supaya mereka akan tunduk penuh hormat kepadamu kelak

Duhai calon nakhoda yang kan membawa keluargaku ke syurga… aku akan tempuhinya dgn redha dan penuh setia walaupun disakiti hati ini berkali-kali..

Mari kita hiasi rumah kita dengan cahaya cahaya iman…

Aku dalam diam sengaja tak menampakkan diri, agar engkau benar benar menemukanku dalam cahaya sujudmu



Jika kau sedang marah kepadaku.. aku akan terima segala hukuman daripadamu agar, diriku dpt kemaafan daripada mu dan keredhaan daripada-Nya..


Aku tak banyak bicara sebabnya aku takut ketika aku menyapa, engkau tepesona pada apa yang kuucap

Aku menunduk malu, tak berani menatap mata binar yang engkau miliki, karena aku takut dapat memudarkan imanku

Temukan aku wahai calon imam dalam sujudku…

Aku menunggu lisan ijab darimu.


Ikhlas dari ku.. untuk mu... calon Adamku...




Friday, December 16, 2016

THE TRUST TO ALLAH



"If you had all relied on Allah (SWT) as you should rely on Him, then He would have provided for you as He provides for the birds, who wake up hungry in the morning and return with full stomachs at dusk."
[At-Tirmidhi]


Putting one’s trust in Allah involves two things:
(i) Depending on Allah and believing that He is the One Who causes measures to be effective; His decree comes to pass; He has decreed all things, counted them out and ordained them, may He be glorified and exalted.
(ii) Taking appropriate measures; putting one’s trust in Allah does not mean refraining from taking measures; rather part of putting one’s trust in Allah is taking appropriate measures and striving to do so. The one who refrains from doing so has gone against the laws and decree of Allah. Allah has commanded us to take appropriate measures and He encourages us to do so; He commanded His Messenger (blessings and peace of Allah be upon him) to do that. 

 
So it is not permissible for the believer to refrain from taking appropriate measures; in fact he is not truly putting his trust in Allah unless he takes appropriate measures.
Hence it is prescribed to get married in order to have a child, and it is enjoined to have intercourse. If someone were to say: I shall not get married and I shall wait to have a child without getting married, he would be regarded as insane; this is not the way of those who are wise and rational.
Similarly, he should not sit in his house or in the mosque seeking charity and waiting for provision to come to him; rather he should strive hard and work to seek to earn halaal provision

Surah Al-Anfal: Verse 2

Monday, July 18, 2016

IF YOU LOVE



I've been told this story numerous times and I thought I'd share. Disclaimer I do not know if this story is true! But the message behind it is so beautiful! So even if it may not be real please try to take in the message.


There was once a Muslim man who fell in love with this Muslim lady. So he approaches her and what not. Over time both get really close and become boyfriend and girlfriend. Both weren't religious, so they didn't really care about haram and halal. But over time the Muslim brother gets closer to Islam. 


So he tells the women he loves "I love you, but I love Allah more." He tells her that he wants to be a better Muslim and leave his bad habits. So they separate. After five years this brother gains a lot of Islamic knowledge, he becomes a respected brother, he becomes very practicing. So after a while he decides that he wants to get married.


So one day as he enters his house he notices his niqabi neighbor, so he mans up and decides to ask her hand in marriage. So the day he goes to get to know her he sees her face, and it turns out the niqabi neighbor is the same girl he loved five years ago. The same very women that day took an oath to get closer to Allah as well.




Like I said this story may not be true, but it hits home. Fall in love with Allah first, fill your heart with Him and in shaa Allah, Allah will bless you with what your heart wants. If you're In a Relationship leave it, because how do you expect love and tranquility with a person when you are disobeying Allah?



Sunday, June 12, 2016

KAU YANG BERNAMA... WANITA



Kuatnya seorang Wanita itu apabila....
Tetap Berdiri Walau Sendiri
Tetap Bersabar Walau Diuji
Tetap Berbelas Walau Dikeji
Tetap Tersenyum Walau Disakiti
Tetap Mengasihi Walau Dibenci
Tetap Mendoakan Walau Dikhianati
"Sayangi & Hargailah Wanita"


Monday, May 9, 2016

FITRAH MANUSIA




Cinta ialah fitrah.Untuk mengurus fitrah kita perlukan hidayah.Tanpa hidayah (petunjuk), fitrah cinta akan bertukar menjadi fitnah.

Gara-gara cinta yang meminggirkan hidayah, generasi menjadi musnah.Kerosakan sudah berlaku terlalu banyak, tetapi sangat sedikit yang mengambil iktibar agar tidak mengulangi kerosakan yang sama.
Sungguh, kita seperti kelekatu yang tidak pernah melihat akibat buruk yang menimpa kawan-kawannya yang sudah menjadi korban akibat menerjah sumber cahaya.

Rasulullah S.A.W kerana cintanya kepada Allah, sanggup bermati-matian memperjuangkan Islam.Dia dicerca, diseksa dan diancam bunuh, namun Baginda tetap tabah untuk membawa umatnya kepada Allah.Ya, Rasulullah sangat mencintai Allah dan sangat mencintai umatnya dan dengan dua cinta itulah Baginda seolah-olah tidak terasa beban kesusahan dalam menyampaikan ajaran Islam.


"Cinta mengecilkan derita, mengucupkan sengsara."

-Ust Pahrol Mohd Juoi - Cinta Yang Membunuh Jiwa-


 




Seseorang itu perlukan hidayah.Tanpa hidayah (petunjuk), fitrah cinta akan bertukar menjadi fitnah.

Gara-gara cinta yang meminggirkan hidayah, generasi menjadi musnah.Kerosakan sudah berlaku terlalu banyak, tetapi sangat sedikit yang mengambil iktibar agar tidak mengulangi kerosakan yang sama.Sungguh, kita seperti kelekatu yang tidak pernah melihat akibat buruk yang menimpa kawan-kawannya yang sudah menjadi korban akibat menerjah sumber cahaya.


Rasulullah S.A.W kerana cintanya kepada Allah, sanggup bermati-matian memperjuangkan Islam.Dia dicerca, diseksa dan diancam bunuh, namun Baginda tetap tabah untuk membawa umatnya kepada Allah.Ya, Rasulullah sangat mencintai Allah dan sangat mencintai umatnya dan dengan dua cinta itulah Baginda seolah-olah tidak terasa beban kesusahan dalam menyampaikan ajaran Islam.

"Cinta mengecilkan derita, mengucupkan sengsara"

Ust Pahrol Mohd Juoi - Cinta Yang Membunuh Jiwa

 

 

SUPPORTERS